DISQUS SHORTNAME

.

Sunday, February 10, 2013

Semen Padang FC Juara Community Shield



   Juara bertahan Indonesian Premier League (IPL) Semen Padang yang memiliki persiapan lebih bagus akhirnya tampil sebagai juara Community Shield setelah menggilas kampiun Piala Indonesia Persibo Bojonegoro 4-1 di Stadion H Agus Salim, Minggu (10/2).

Tampil di hadapan pendukungnya, Semen Padang yang memiliki keunggulan materi pemain tidak memberikan kesempatan kepada Persibo Bojonegoro untuk melakukan serangan. TimKabau Sirah mendominasi permainan sepanjang 90 menit.

Semen Padang langsung melakukan tekanan ke pertahanan Persibo. Esteban Vizcara sudah menghadirkan ancaman ketika laga baru berjalan satu menit, namun tendangannya dapat ditepis kiper I Komang Arya.

Tuan rumah terus membombardir pertahanan tim tamu. Dua peluang diperoleh Semen Padang melalui Edward Wilson Junior, namun I Komang Arya tampil cukup bagus untuk menggagalkan upaya striker lawan tersebut menjebol gawangnya.

Publik di Stadion H Agus Salim akhirnya bersorak kegirangan ketika tendangan Wilson Junior merobek jala I Komang Arya di menit ke-21. Menerima umpan Titus 'Tibo' Bonai dari sisi kanan pertahanan Persibo, Wilson Junior yang berdiri bebas dengan mudah menaklukkan kiper Persibo.

Unggul satu gol menambah motivasi pemain Semen Padang. Namun mereka tidak bisa memanfaatkan kesalahan yang kerap dilakukan barisan belakang Persibo untuk menggandakan keunggulan. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Permainan agresif tetap diperlihatkan Semen Padang di babak kedua. Semen Padang sukses menggandakan keunggulan di menit ke-51 melalui eksekusi penalti Wilson Junior. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran handsball pemain Persibo di kotak terlarang.

Tekanan demi tekanan terus dilakukan Semen Padang untuk memperbesar keunggulannya. Sebaliknya, Persibo masih belum bisa mengembangkan permainan, dan kerap melakukan kesalahan mendasar.

Pada menit ke-62, Semen Padang memperbesar keunggulan mereka lewat sepakan Vizcara. Setelah menerima umpan terobosan dari Wilson Junior, Vizcara masuk ke kotak penalti lawan, dan menyontek bola yang memperdayai I Komang Arya.

Semen Padang menggenapkan keunggulan menjadi 4-0 di menit ke-68. Berawal dari tendangan bebas Tibo, I Komang Arya tak bisa menangkap si kulit bundar dengan baik, dan bola muntah langsung disambar M Nur Iskandar yang baru tiga menit masuk ke dalam lapangan menggantikan Elie Aiboy.

Unggul empat gol, Semen Padang menurunkan tempo permainan, dan coba dimanfaatkan Persibo. Persibo akhirnya hanya bisa memperkecil kekalahan mereka di masa injury time lewat gol Bijahil Calwa yang menerima umpan silang dari sisi kiri pertahanan Semen Padang.


Sumber : http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2013/02/10/3740761/libas-persibo-bojonegoro-semen-padang-juara-community-shield

Wednesday, February 6, 2013

Hadapi AFC Cup 2013, Semen Padang FC pakai GOR HAS


Stadion H. Agus Salim dinyatakan layak dengan beberapa catatan


Padang - AFC me­nilai Stadion H Agus Salim layak menjadi home­base Semen Pa­da­ng FC di setiap laga kan­da­ng­nya pada kompetisi tingkat Asia, AFC Cup 2013. Hanya saja, Panpel lokal Semen Padang FC men­da­pat beberapa catatan, yang harus segera dipenuhi.

Ini disampaikan Media Officer (MO) Semen Padang FC, Ronny J Suhatril, pasca­ins­peksi perwakilan AFC itu yang hadir ke Padang di dampingi LGC (Local General Commite) PSSI untuk AFC Cup, Ray­mond.

”Hasil rekomendasi me­reka demikian. Kendati de­mi­kian, kami masih menunggu perse­tujuan tertulis kon­fe­da­rasi se­pak­bola Asia itu,” ujar Ronny saat dihubungi, Selasa (5/2).

Mr Jack mem­be­rikan cata­tan berupa sarana latihan, yakni lapangan di PT Semen Padang dan La­pa­ngan UNP Lubuk­bua­ya. Lapangan ini memang ada kekurangan, tapi harus di­per­baiki beberapa tempat, seperti penimbunan dengan pasir.

”Tapi soal penggunaannya nanti juga tergantung manajer masing-masing tim tamu, se­perti Singapura Armed Force (Singapura), Kitchee (Hong­kong), Churchill Brothers (India),” kata Ronny.

Di stadion, ada beberapa partisi stadion yang menjadi sorotan Jack Subramaniam, di antaranya pintu akses berupa barikade pagar tambahan yang dibentang. Ada perubahan yang disesuaikan dengan stan­dar yang digunakan AFC. Se­lain itu, ruang konfrensi pers untuk jurnalis juga dibenahi.

Dari pantauan Padang Eks­pres Senin (4/2), memang terli­hat beberapa perubahan di stadion kebanggaan warga Sum­bar tersebut. Di pintu masuk pa­da pintu utama/VIP, ada pem­batasan area dengan me­nggu­nakan pagar non per­ma­nen. 

Jika di pertandingan kom­pe­tisi lokal, kendaraan bisa di­parkir di depan tangga masuk, maka kali ini areal pintu masuk di depan main gate (pintu uta­ma) terlihat bebas dari parkir kendaraan. Sementara itu, rom­bongan tim, baik tuan rumah maupun tim tamu, tak lagi parkir di depan pintu masuk biasa, tapi di depan sebuah tenda masuk, tepat di samping kanan main gate.

”Ada areal mixzone, yang terdapat di pintu masuk tim menuju ruang ganti. Pada mix zone, ini wartawan diper­ke­nan­kan untuk mewawancarai pe­main sambil tetap berjalan,” timpal manajer Semen Padang FC, Asdian.

Seperti yang diberitakan kemarin, tim inspeksi AFC me­nin­jau kesiapan fasilitas home­base Semen Padang FC pada AFC Cup tahun ini. Ins­pek­si kali ini dilakukan oleh manajer kompetisi klub AFC Jack Subra­maniam, pada Se­nin (4/2) di dam­pingi Raymon, LGC PSSI untuk AFC Cup.

Seperti diketahui, Semen Padang dan Persibo Bojo­ne­goro menjadi wakil Indonesia di kompetisi kasta kedua antar klub Asia ini. Juara IPL musim 2011-2012, Semen Padang akan memulai kompetisi dari grup E. Sedangkan, Persibo yang bersta­tus juara Piala Indonesia akan tergabung di grup F.

Kabau Sirah, akan beradu ketanggungan dengan Singa­pore Armed Forces FC (Singa­pura), Churchill Brothers (India), dan Kitchee (Hongkong) di grup E.

Sumber : http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=40202

Tuesday, February 5, 2013

Great Wall ke 2 di dunia kini ada di Sumbar!


Gambar sisip 3
Layaknya tembok Cina, kini di daerah Bukittinggi terdapat
tembok besar yang membentang sepanjang 1 km yang menghubungkan Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi. Foto Dok/ANDRI EL FARUQI


         Pembangunan Janjang Koto Gadang yang merupakan ide dari sesepuh minang bapak Azwar Anas. Ide dan gagasan itu terwujud dan dilaksanakan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring bersama kekuatan rantau dan ranah. 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring meresmikan pembangunan Janjang Koto Gadang menyatakan optimis lokasi itu bisa menjadi destinasi wisata baru di Sumatera Barat.

" Dengan demikian akan tercipta multiply effect dimana akan terjadi peningkatan kunjungan wisata dan berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat," katanya, Sabtu (26/1).

Ikut hadir dalam penandatanganan itu sesepuh Minang Azwar Anas, Mutia Hatta, Ketua DPD RI Irman Gusman berserta anggota DPD asal pemilihan Sumatera Barat, Anggota DPR RI Refrizal, beberapa Bupati/ Wako, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Dirjen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Edi Waluyo, Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy serta perantau Kota Gadang.

Lebih lanjut, Tifatul mengatakan pembangunan Janjang Kota gadang ini akan terus dilakukan hingga ke Singgalang, Koto Tuo dan Balingka sehingga mempunyai Sejarah tersendiri.

Tifatul juga mewacanakan agar Kota Bukittinggi memiliki Bandara setidaknya untuk penerbangan domestik.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dikatakannya pemerintah provinsi mengapresiasi kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring yang telah mewujudkan Janjang Kota Gadang bersama kekuatan Rantau.

Berkat orang rantau dan masyarakat Kota Gadang, Kabupaten Agam karena kepedulian dan bantuannya pembangunan Janjang ini terwujud dan banyak lagi infra struktur lainnya yang mereka bantu.

" Dengan dibangunnya janjang Kota gadang, ini menambah destinasi wisata bagi Kabupaten Agam dan Kota Bukittingi yang perlu dijaga dan pelihara dengan baik," pungkasnya.


FOTO-FOTO
Gambar sisip 2

Gambar sisip 1

Gambar sisip 4

Gambar sisip 5

Gambar sisip 6


Sumber : 
http://www.tempo.co/read/beritafoto/5194/Bukan-Hanya-di-Cina-Great-Wall-Juga-Ada-di-Padang/
http://www.padangmedia.com/1-Berita/78915-Janjang-Koto-Gadang-Bisa-Menjadi-Destinasi-Wisata-Baru.html

Monday, February 4, 2013

Kelak, Android Bisa Jalankan Aplikasi Windows





            Para pengguna Linux tentu sudah tak asing lagi dengan emulator bernama Wine, kepanjangan dari Windows Emulator. Aplikasi ini memang paling sering dipakai pengguna untuk menjalankan aplikasi Windows di sistem operasi Linux.

Tapi tak cuma untuk Linux Wine memang dikembangkan untuk sistem operasi lain berbasis Unix seperti OS X, FreeBSD, dan Solaris. Dan kini giliran Android yang akan kedatangan aplikasi tersebut.

Seperti dikutip detikINET dari Phoronix, Senin (4/2/2013), Wine versi Android saat ini masih terus dikembangkan oleh Alexandre Julliard. Salah satuprogrammer dari CodeWeavers yang selama ini mengembangkan Wine di Linux.

Julliard sendiri sudah melakukan beberapa percobaan, dan sejauh ini ia berhasil membuat simulasi Wine untuk Android melalui MacBook yang menggunakan Linux.

Belum diketahui secara pasti kapan aplikasi tersebut diluncurkan, tapi paling tidak para pengguna Android punya secercah harapan untuk menginstal aplikasi Windows di perangkat mereka.


Sumber : http://inet.detik.com/read/2013/02/04/115903/2160366/317/kelak-android-bisa-jalankan-aplikasi-windows?991101mainnews
index